Senin, 16 Juli 2012

Sejarah dan Perkembangan Becak di Indonesia





Quote:
Mari bersama-sama budayakan rate dan komen

Sejarah
Quote:
Becak (dari bahasa Hokkien: be chia “kereta kuda“) adalah suatu moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di Indonesia dan juga di sebagian Asia. Kapasitas normal becak adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi.
Quote:
Tahukah agan, becak ternyata berasal dari Jepang? Kemunculan kendaraan beroda tiga yang ditarik dengan tenaga manusia itu pertama kalinya hanya kebetulan. Tahun 1869, seorang pria Amerika yang menjabat pembantu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jepang berjalan-jalan menikmati pemandangan Kota Yokohama. Suatu saat dia berpikir bagaimana cara istrinya yang kakinya cacat bisa ikut berjalan-jalan? Tentu diperlukan sebuah kendaraan. Kendaraan itu, pikirnya, tidak usah ditarik kuda karena hanya untuk satu penumpang saja. Kemudian ia mulai menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Orang-orang Jepang yang melihat kendaraan pribadi ditarik manusia itu menamakannya jinrikisha. Penarik jinrikisha biasanya diberi upah tiap minggu. Lama-lama, jinrikisha menarik perhatian masyarakat Jepang, khususnya para bangsawan.

Pada tahun 1800-an jinrikisha akhirnya sampai ke telinga masyarakat di China. Hingga dalam waktu singkat, jinrikisha dikenal sebagai kendaraan pribadi kaum bangsawan dan kendaraan umum. Kendaraan ini diberi nama rickshaw. Sementara penghelanya disebut hiki. Tapi, lama-lama para pemerhati kemanusiaan di China iba melihat para hiki yang kerja bagaikan kuda itu. Mulai 1870 rickshaw dilarang beroperasi di seluruh jalan-jalan negeri China. Sedangkan inrikisha di Jepang sebelumnya sudah lama dilarang. Diilhami jinrikisha dan rickshaw, tiba-tiba saja sekitar tahun 1941 untuk pertama kalinya di kota-kota besar di Indonesia muncul becak. Berbeda dengan jinrikisha dan rickshaw yang beroda dua dengan ban mati, becak sudah lebih modern. Rodanya tiga dan menggunakan ban angin, mengemudikannya dikayuh dengan dua kaki.
Becak di Indonesia
Quote:
Di Indonesia ada dua jenis becak yang lazim digunakan:
Becak dengan pengemudi di belakang. Jenis ini biasanya ada di Jawa.
Becak dengan pengemudi di samping. Jenis ini biasanya ditemukan di Sumatra.
Becak merupakan alat angkutan yang ramah lingkungan karena tidak menyebabkan polusi udara (kecuali becak bermotor tentunya). Selain itu, becak tidak menyebabkan kebisingan dan juga dapat dijadikan sebagai obyek wisata bagi turis-turis mancanegara.
Jenis - jenis Becak di Indonesia
Surabaya
Quote:
Spoiler for becak


Desain nya lebih ramping dengan becak yang ada di kota lain
Jawa Tengah dan DIY
Quote:
Spoiler for becak

 

Kedua kota ini memiliki desain becak yang sama. Rata desainnya agak gemuk. Dua roda depan tertutup.
Medan 
Quote:
Spoiler for becak


Kota Medan Becak berbeda dari relatif dari Pulau Jawa. Becak di kota Medan menempatkan pengemudi sisi dan sisi sisi penumpang-by-side.
Tidak ada perbedaan di beban penumpang maksimum antara dua daerah, hal ini masih dapat dimuat dengan penumpang sampai dengan tiga.
Spoiler for becak


Perbedaan lain yang berbeda Becak Kota Medan dari Jawa sepupunya adalah sumber tenaganya. Kota Medan becak sumber daya dapat berasal dari tenaga manusia atau kekuatan mesin. Bila Anda menempel sepeda untuk becak Anda kemudian sumber daya manusia diperlukan. Bila Anda terpasang sepeda motor untuk becak Anda maka diperlukan bahan bakar.
Sumatra Bagian Selatan
Quote:
Spoiler for becak


Becak di Sumatera Bagian Selatan, lebih mirip dengan becak yang banyak digunakan di Jawa, hanya ada perbedaan kecil pada bentuk atap. Becak disini menggunakan terpal atap yang datar, sedangkan bagian lainnya sama dengan becak di Jawa. Becak seperti ini juga digunakan di wilayah propinsi Bangka, propinsi Lampung.
Sulawesi
Quote:
Spoiler for becak


Berbeda sedikit dari becak yang dikembangkan di Jawa karena ukuran ruang penumpangnya lebih sempit, bila dimuati dua orang terasa sempit, lebih cocok bila digunakan untuk mengangkut satu orang penumpang.
Jawa Barat
Quote:
Spoiler for becak bandung


Spoiler for becak cirebon


Becak Bandung sedikit lebih kecil dari Becak Cirebon dan tempat duduk sang penarik becaknya dibuat tinggi. kalau si abng becaknya sedang menarik becak seolah dilakukan sambil berdiri. baik ukuran maupun kontruksi becaknya, semuanya menyesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat. ukuran becak tidak sebesar becak Cirebon.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya