Senin, 23 Juli 2012

Pariwisata Bali (- Gianyar)




Agan-agan sedunieee.........
kali ini ane mau promosi dikit nih,, bukan mw jualan barang tapi ini promosi pariwisata daerah ane... yang tidak lain dan tidak bukan adalah Bali 

Prakata dikit dulu gaan.... 

Bali sudah dikenal oleh dunia luar sejak ratusan tahun lalu tetapi bukan sebagai daerah tujuan wisata. Pada abad ke- 7, misalnya orang-orang Cina telah mengenal daerah ini dan memberikan julukan kepada pulau kecil yang kemudian dikenal dengan nama Bali sebagai Dva-pa-tan. Bagi pelaut-pelaut Eropa’ seperti Portugis, Spanyol, Belanda, Bali hanya merupakan sasaran singgah untuk melengkapkapi logistik kapal mereka dalam perjalanan mengamati Nusantara untuk mencari rempah-rempah di kepulauan Indonesiabagian timur. Bali yang mungil hanya dijadikan tempat transit mencari tambahan logistic buat kapal-kapal layar. Bali bukan tujuan utama atau tujuan ahir sebuah perjalanan. Pendek kata sosok Pariwisata Bali belum tergambar sama sekali pada waktu itu. (waahh belum tau si doi nantinya bali kaya apa  )

Dunia Kepariwisataan Bali baru mulai benar-benar berkembang pada awal abad ke-20, yakni ketika untuk pertama kalinya kapal api Belanda yang terkenal dengan nama Konninklijk Paketvart Maatschapij (KPM) mengangkut wisatawan mengunjungi Bali melalui pelabuhan Buleleng (Bali Utara). Kapal ini sebelumnya sudah beroperasi sejak ahir abad ke-19, tetapi yang diangkut adalah babi, kopra, kopi bukan wisatawan. Dengan keyakinan bahwa bisnis pariwisata akan berkembang, sekitar tahun 1914 untuk pertama kalinya KPM mengeluarkan brosur pariwisata Bali yang diterbitkan untuk menarik lebih bannyak lagi minat wisatawan berlibur kepulau Dewata. Perhatian untuk mengembangkan kepariwisataan di Bali mulai tampak bersungguh-sungguh dengan didirikannyaBali Hotel tahun 1925 di Denpasar oleh KPM. Dari sinilah kemudian pariwisata Bali berkembang pelan-pelan sampai pada wujud, kemajuan dinamika, dengan segala institusinnya dewasa ini.

Nah kali ini ane mw perkenalkan kepada agan2 sedunia satu kabupaten di Bali yang potensial buat tujuan wisata. Namanya Gianyar 

Dan ini dia beberapa tujuan wisata buat agan2 trapeler yang suka jalan2 

Spoiler for Ubud
Kelurahan Ubud,merupakan pusat kesenian di Bali.Daerah ini sudah sangat terkenel sejak lama , sejak tashun 1920-an ketika seniman,kompomis dan sarjana barat datang dan mencipta riset disana sambil menikmati hidup di Ubud.Ubud terkenal akan seni lukisnnya ,seni patung,seni tabuh juga seni tarinya.Lukissan Bali bisa dilihat dikedai kedai seni ubud dan juga yang terprenting ialah museum Ratna Warta yang dirintis pembangunannya oleh Cokorda Agung Sukowati atau Neka Museum, di Lemard Gallerry, dan Gallery Antonio Blanco.Untuk seni tabuh dan tari,Puri saren adalah pusatnya,Di puri inlah lahir gamelan”Sakeha Gong Sadha Budaya” yang pernah melawat ke eeropa dan negara-negara Asia.


Spoiler for Petulu
Di Desa Petulu yang paling menarik adalah habitat burung bangau atau kokokan. Ribuan burung putih berparuh panjang dan berumah dipohoin-pohon kayu sepanjang desa petulu.
Tiap pagi burung-burung itu berkepak riuh terbang keluar Petulu hendak mencari makan, sedangkan pada sore harinya kokokan itu kembali pulang ke sarangnya. Sore hari adalah saat yang tepat untuk berkunjung ke petulu. Meski demikian siang hari pesona Petulu juga teduh.
Keberhasilan petulu menjaga habitat bangau disana membuat pemerintah menganugrahkan hadiah Kalpataru kepada desa Petulu . Di desa yang letaknya sekitar 5 Km utara Ubud ini, juga terdapat seniman lukis dan pembuat bingkai berukir.


Spoiler for Sukawati
Desa ini terkenal pasar seninya (Sukawati Art Market). Dengan kesabaran, gurauan, wisatawan bisa menawarkan barang-barang kerajinan yang hendak dibelinya. Citra pasar seni Sukawati yang bertahan sekarang adalah kualitas barang bagus dan harga relaif murah. Wisatawan domestik, bus-bus yang mengangkut siswa-siswa yang hendak berdarmawisata, kerap berhenti disini untuk membeli oleh-oleh dari Bali. Selain pasar induk itu, kini di Sukawati banyak terdapat kedelai-kedelai seni yang bertebaran di sebelah pasar seni yang juga menjual hasil kerajinan. Seperti juga di desa-desa lainnya, di Sukawati inipun dapat dijumpai pematung, pelukis, penari dan bahkan dalang seni wayang Kulit. Disepanjang Pasar seni Sukwati di sebelah Selatannya juga terdapat Pasr seni Guwang di buka sejak tahun 1996.

SUMBER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya