Senin, 13 Agustus 2012

10 Makanan Sehat untuk Wanita




Pernah merasa ada yang kurang dari diet Anda? Tambahkan beberapa makanan yang disarankan pakar kami untuk mendapatkan menu makan yang benar supaya tetap ramping, sehat dan kuat.
Steak "Kurus"
Daging merah sering dibilang berdampak buruk untuk tubuh. Kenyataannya, daging merah bagus untuk Anda. Sebuah laporan dari Union of Concerned Scientists menunjukkan, daging sapi yang makan rumput biasanya memiliki lebih banyak asam linolenat konjugat (yang dalam penelitian hewan terbukti bisa melawan kanker) dan asam lemak Omega-3 yang bagus untuk jantung dibandingkan dengan sapi yang makan gandum.

Ditambah lagi, daging sapi yang memakan rumput memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih rendah. Selama Anda makan daging potongan tipis, seperi tenderloin, silahkan nikmati makanan berdaging dua atau tiga kali sepekan, ujar Jonny Bowden. PhD, penulis “The 150 Healthiest Foods on Earth”.

Keuntungan tambahan: Daging sapi adalah sumber protein, zat besi (satu dari lima wanita kekurangan mineral ini), dan vitamin B yang baik untuk jantung.

Bumbu yang tepat
Kari mungkin makanan menggunakan rempah-rempah yang paling sehat. Kurkumin, antioksidan yang memberikan warna terhadap saus kari, telah terbukti menghambat pertumbuhan tumor dan menghancurkan sel kanker dalam tes yang dilakukan di lab.

"Penelitian kami mengungkapkan, bahan itu bisa membantu mencegah berbagai penyakit, termasuk sel mieloma, limfoma, dan kanker payudara, ovarium, dan pankreas," ujar Bharat Aggarwal, PhD, profesor pengobatan kanker di M.D. Anderson Cancer Center, University of Texas.

Sampai saat ini, masih belum jelas berapa banyak kari yang harus dimakan untuk menghindari semua penyakit itu, tambah Aggarwal. Para pakar hanya merekomendasikan sering menggunakan bumbu itu untuk mendapatkan hasilnya. Untuk resep kari, silahkan baca “5 Spices, 50 Dishes” karya Ruta Kahate.

Keuntungan tambahan: Antioksidan yang terkandung dalam kari bisa membantu menghancurkan plak di otak yang menyebabkan penyakit Alzheimer, ujar peneliti dari UCLA.

Kacang generasi baru

Pistachio adalah kacang kesehatan yang baru. Kenapa? Penelitian terbaru dari University of Toronto menunjukkan kalau pistachio bisa mengurangi risiko diabetes dengan mengurangi efek karbohidrat di tingkat gula darah. "Pistachio memiliki banyak kandungan protein, serat, dan lemak tak jenuh tunggal," ujar penulis laporan tersebut, Cyril Kendall, PhD. "Semua itu berkontribusi melambatkan penyerapan karbohidrat di tubuh."

Keuntungan tambahan: Penelitian yang lain menunjukkan kalau makan dua atau tiga ons pistachio sehari bisa membantu meningkatkan tingkat kolesterol baik (HDL). Pistachio juga mengandung vitamin B6 dan tembaga, yang membantu meningkatkan energi.

Kopi idaman
Berbahagialah! Kopi di pagi hari itu menyehatkan. Pakar dari panel American Society for Nutrition baru-baru ini menyimpulkan kalau minum kopi 3 sampai 5,8 ons per hari mengurangi risiko diabetes Tipe 2, penyakit Parkinson, Alzheimer dan kanker hati dan usus besar. "Selain itu, antioksidan di kopi melindungi kerusakan sel dan DNA," ujarnya.

Keuntungan tambahan: Wanita yang minum kopi minimal enam gelas per hari kemungkinannya lebih kecil mengalami tekanan darah tinggi, seperti yang diungkapkan penelitian pakar di Harvard pada 2005.

Gandum utuh
Salah satu langkah paling mudah untuk menurunkan kolesterol Anda adalah dengan cara makan oatmeal gandum utuh setiap hari, seperti yang dilaporkan 10 penelitian di Inggris. Serat yang berada di oatmeal membentuk sel yang memperlambat penyerapan kolesterol.

Keuntungan tambahan: "Orang-orang yang makan oatmeal untuk sarapan cenderung kenyang sepanjang pagi dan makan siang lebih sedikit, sebagian karena protein dan serat," ujar Dave Grotto, RD, ahli gizi di Chicago dan juru bicara  American Dietetic Association.

Ikan yang cocok
"Udang memliki 90 persen kalori per tiga ons, tidak memiliki lemak, dan mengandung protein, membuatnya menjadi makanan diet yang paling utama," ujar Ellie Krieger, RD, pemandu acara “Healthy Appetite with Ellie Krieger” dari Food Network.

Udang bisa mencegah penyakit jantung, karena memiliki astaxanthin, antioksidan yang memberikan warna merah di kerang-kerangan. "Orang-orang menghindari udang karena memiliki kolesterol yang tinggi, tapi kolesterol di makanan lebih kecil kemungkinannya menaikkan kolesterol darah dibandingkan lemak trans," ujar Kathy McManus, RD, anggota dewan penasihat FITNESS dan direktur departemen nutrisi di Brigham and Women's Hospital di Boston. Selain itu, makan semangkuk udang setiap hari bisa menaikkan tingkat kolesterol baik, menurut penelitian di Rockfeller University.

Keuntungan tambahan: Udang juga mengandung banyak selenium yang membantu melawan kanker dan vitamin D yang membantu pembentukan tulang.

Melawan kanker
Jangan biarkan bau brussels sprouts atau kol mini menakuti Anda. Bowden bilang, "Memakannya setiap beberapa pekan sekali bisa sangat mengurangi risiko kanker usus besar."

Keuntungan tambahan: Kol mini itu memiliki banyak serat dan vitamin C dan A yang membantu sistem kekebalan tubuh.

Kejutan manis

Menikmati cokelat hitam yang mengandung flavonoid bisa mencegah penyumbatan arteri dan mengurangi risiko memiliki penyakit jantung. Juga, cokelat bisa sama efektifnya dengan obat beta-blocker dan ACE inhibitor untuk mengurangi tekanan darah, menurut hasil penelitian Archives of Internal Medicine baru-baru ini.

Keuntungan tambahan: Banyak penelitian menunjukkan kalau makan cokelat melepaskan serotonin, unsur kimia di otak yang menyebabkan rasa bahagia.

Keajaiban merah
Makan ceri asam bisa menyehatkan. Hasil itu didapatkan ketika sebuah penelitian menggunakan hewan di University of Michigan menunjukkan bahwa mengonsumsi versi tepung dari ceri asam bisa menekan tingkat kolesterol dan gula darah, juga mengurangi kemampuan tubuh untuk menyimpan lemak di hati.

Belum diketahui apakah diet dengan ceri bisa memiliki efek yang sama dengan manusia, tapi University of Michigan menduga kemungkinan besar itu juga terjadi terhadap manusia.

Keuntungan tambahan: Orang-orang yang berolahraga dan minum 12 ons jus ceri setiap hari selama delapan hari dilaporkan mengalami sakit otot lebih jarang dibandingkan yang menggunakan placebo, menurut penelitian pada 2006.

Tomat trendy
Tomat merah memiliki banyak likopen, substansi yang membantu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan degenerasi manula. Tapi tomat oranye memiliki semua kandungan tersebut dua setengah kali lebih banyak. Ternyata, tomat oranye mengandung bentuk yang lebih mudah diserap tubuh.

Keuntungan tambahan: Semangkuk tomat oranye memberikan 338 persen vitamin A yang disarankan para ahli.  Sumber: Klik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya