Selasa, 30 Oktober 2012

Senapan AK47, tukang bunga palsu, kejar-kejaran mobil, sampai aksi "Bin Ladin" dari Brasil. Itulah kegilaan-kegilaan yang ditemukan dalam penelusuran penculikan pesepakbola dan keluarganya demi meraup uang tebusan.

Langsung saja gan / sist, inilah 13 drama yang terjadi dalam penculikan pesepakbola dan keluarganya :

1. Ketika Cruyff Balik Kanan
Quote:Sebuah misteri besar dunia sepakbola : kenapa Johan Cruyff tidak berlaga di piala dunia 1978 ? saat itu orang-orang berasumsi jagoan Belanda itu mundur sebagai protes terhadap kediktatoran militer di Argentina. Pada 2008, Cruyff akhirnya menjawab spekulasi itu. "Ada orang yang menodongkan senapan ke kepala saya dan mengikat saya beserta istri di depan ke-4 anak kami di apartemen kami di Barcelona", ujarnya kepada sebuah radio Spanyol. Peristiwa yang terjadi pada 1977 itu memaksanya harus memilih keluarga ketimbang sepak bola.
Polisi bersenjata berjaga di apartemen Cruyff selama 4 bulan.
"Mana bisa saya bermain di piala dunia setelah kejadian seperti itu". Sangat bisa dipahami.


2. Penculik Gila Belanja
Quote:Bagaimana bek kanan Veles Sarsfield, Santiago Ladino, merayakan hari ketiga usianya yang ke-24 ?. Pada Oktber 2004 ia diculik di depan apartemen pacarnya, dibawa ke berbagai mesin ATM do Buenos Aires dan dipaksa menarik uang yang dipakai belanja oleh ke-4 orang bersenjata yang mencuiknya.
Puas belanja, para pencoleng menurunkan Ladino di luar stadion San Lorenzo.
"Insiden seperi itu biasa terjadi di Argentina", kata Carlos, ayah Ladino dengan datar.


3. Berbatov Bertemu Godfather Betulan
Quote:Sebagai orang yang belajar bahasa Inggris dari film trilogi Godfather, Dimitar Berbatov tahu benar betapa mengerikannya berurusan dengan George Iliev, Michael Corleone versi Bulgaria. Berba, yang saat itu berusia 18 th, diculik setelah latihan di markas CSKA Sofia pada akhir 1999. Iliev kepincut padal calon pemain Spurs dan Man United itu dan ingin Berba merumput di klub miliknya, Levski Kyustendil. Berbatov sedang dibawa bertemu Iliev saat ia berhasil menelepon ayahnya, Ivan.
Mendengar suara panik putranya, Ivan segera menegosiasikan pembebasan anaknya.


4. Serangan Balik Romario
Quote:Romario punya persiapan unik menjelang kegemilangan di la liga dan piala dunia 1994, yakni : menyebut Pele "cacat mental", ayahnya diculik dan mengancam bali para bandit Rio de Janaeiro yang menculik. Setelah ayah Romario, Edevair dibawa lari dari sebuah bar di kota di distrik Penha pada 5 mei, suporter Brasil dan Barcelona terkejut dengan penculikan dengan tuntutan uang tebusan sebesar 7 juta dolar. Manajer Johan Cruyff membujuk Romario agar tetap di Spanyol karena mereka akan menghadapi Real Madrid 2 hari kemudian.
Romario mengancam tidak mau ikut piala dunia AS '94 jika ayahnya tidak dibebaskan. Khawatir Brasl bakal melempem tanpa penyerang bintangnya itu, mafia Rio yang gila bola membocorkan lokasi penahanan Edevair kepada kepolisian.
Polisi menyerbu sarang penculik dan menemukan pria 62 th itu tengah duduk di atas matras dan sedang menonton televisi yang dibeli supaya ia bisa menyaksikan putranya mencetak satu-satunya gol kemenangan dalam laga el clasico. Meski menyediakan steik, bir dan rokok buat korbannya, para penculik tetap ditahan polisi.


5. Mimpi Buruk Kaladze
Quote:Empat bulan setelah Kakha Kaladze bergabung ke AC Milan dengan rekor transfer di Georgia sebesar 12.2 juta pound, adiknya Levan 20 th, diculik saat berjalan pulang dari rumah sakit di Tbilsi tempat ia belajar ilmu kedokteran. Hampir tak ada perkembangan berarti, meski presiden ketika itu, Eduard Shevardnadze menyerukan pembebasan uang tebusan sebesar 375.000 pound dibayar dan ayah Kaladze, Karlo, mengancam membakar diri di depan istana presiden di Tbilsi. Setelah FBI dilibatkan pada Februari 2006, jasad Levan diutemukan di dalam lubang dangkal yang diuruk tanah.
Dua pelaku pembunuhan itu dihukum 25 th penjara. "Setiap hari saya bangun dan selalu teringat adik saya", kata Kakha yang menamai anak pertamanya Levan.


6. "Saya Harus Menemukan Putra Saya"
Quote:Anak terkecil dari 5 bersaudara Palacios, pemain Honduras Edwin Palacios diculik pada Oktober 2007. Remaja berusia 15 th itu dibawa lari dari rumah orang tuanya di La Ceiba, sekitar 193 km arah utara dari ibu kota Tegucigalpa.
Gelandang Tottenham, Wilson, yang baru 2 bln menjalani masa peminjaman 1 musimnya ke Birmingham, langsung terbang ke negaranya buat menyerahkan yang tebusan 125.000 pound. Tapi Edwin tak kunjung dilepaskan.
"Presiden kami seharusnya membantu kami, tapi dia seperti tak terlalu peduli", kata ibu Edwin, Orfilia, sambil berlinang air mata. "Saya butuh bantuan orang yang punya pengaruh seperti Gordon Brown (PM Inggris ketika itu), saya harus menemukan putra saya". Sekitar 19 bulan setelah penculikan itu, 2 anggota geng 18th Street memberitahu pihak berwajib tempat jenasah Edwin.
Dihukum seumur hidup, keduanya lari dari penjara dan ditemukan terbunuh yang diduga dilakukan geng lain.


7. Pembantaian Los Maniceros
Quote:Tim amatir Kolombia, Los Maniceros menyeberang perbatasan menuju Venezuela pada Oktober 2009 untuk menjalani pertandingan. Tanpa sadar mereka masuk ke wilayah pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN). Merekan ditawan di udara terbuka selama semalam tanpa alasan jelas. 12 pemain itu diikat ke pohon, leher satu sama lain dirantai, diberi minum dan makan nasi berlauk ikan tuna. Setelah 12 hari mereka digiring ke tempat berbeda.
"Kami disuruh berlutu dan mereka menembaki kami enam sampai tujuh kali, tapi saya cuma terkena 1 peluru", kenang satu-satunya pemain yang selamat, Manuel Cortez, 18 th. "Beberapa menit setelah itu, saya membuka mata dan tak percaya saya masih hidup".
Ketegangan antara kedua negara memuncak, seiring penyelidikan kasus itu.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya