Selasa, 09 Oktober 2012

Elza Syarif: ISTRI TUA LIMBAT MINTA UANG 30 M



Perlahan tapi pasti, laporan Susi Indrawati atas tudingan perzinahan yang dialamatkan kepada suaminya, master faqir Limbad, mulai menemukan titik terang.

Pengacara Elza Syarief, yang ditunjuk menjadi kuasa hukum Limbad, menggelar jumpa pers di kawasan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2012) dan membeberkan persoalan yang kini tengah dihadapi kliennya. Dalam kesempatan tersebut, Elza menampik tudingan bahwa Limbad telah berzina. 

"Sebenarnya enggak ada perzinahan, memang Limbad menikah lagi, menikah siri, dan ini sudah melalui proses klarifikasi meminta maaf Limbad ke istrinya di kantor saya," jelas Elza.

Diceritakan Elza, sudah lama Susi mencurigai jika Limbad memiliki wanita idaman lain dan memilih untuk menikah siri secara diam-diam. "Saya sudah mengenal Limbad sejak lama, terus Susi meminta saya untuk menanyakan ke Limbad apa benar sudah menikah lagi. Lalu saya tegur dia (Limbad), 'Apa benar kamu nikah lagi?' kata Elza. "Lalu dia minta maaf. Dia bilang, 'Saya sayang sama istri ini (BE) dan sayang sama kamu (Susi)," ceritanya lagi.

Semenjak ketahuan menikah lagi, ketika itu juga Susi meminta untuk dipertemukan dengan istri muda Limbad. "Dia pengin ketemu sama istri mudanya. Tapi, saya minta jaminan kalau dipertemukan jangan sampai cakar-cakaran. Ini kan anak orang. Akhirnya saya bilang ke Limbad, 'Ya sudah rayu sajalah'," ujar Elza.

Berada di posisi sebagai wanita yang tak mau dimadu oleh suaminya, Susi akhirnya meminta uang senilai Rp 30 miliar yang harus dipenuhi Limbad jika dirinya mau mendapatkan restu berpoligami. "Memang ada permintaan Rp 30 miliar. Tapi saya bilang enggak mungkin Limbad punya penghasilan seperti itu. Setelah mengajukan syarat tersebut, untuk beberapa saat Elza melihat Susi tak lagi emosi seperti sebelumnya.

Sayangnya, terang Elza, suasana tenang itu mendadak berubah setelah Susi melaporkan Limbad dengan tuduhan perzinahan ke Polda Metro Jaya. "Kira-kira dua minggu lalu saya lihat di TV, Limbad dilaporin perzinahan," kata Elza.

Elza menduga Susi melakukan laporan tersebut lantaran Limbad dianggap tak memenuhi syarat yang telah diajukan. "Aku tanya, 'Apa kamu terlantarin apa yang dia minta?' Dia bilang, 'Enggak'," tekan Elza.

Kepada Elza, saat itu Limbad mengaku sudah berupaya untuk menyenangkan Susi. Segala harta benda Limbad sudah diserahkan kepada wanita yang telah memberinya tiga orang anak. "Katanya, 'Semua rumah dari tiga rumah yang ada sudah saya kasihin, mobil CRV saya sudah kasih. Sekarang saya naik taksi, naik ojek'," beber Elza menceritakan obrolannya dengan Limbad.

"Sekarang dia (Limbad) tinggal di kontrakan," lanjutnya.

Elza mengaku terkejut mengdengar yang diungkapkan Limbad. "Kenapa Susi ini? Kan Limbad masih mau menafkahi. Semua sudah dikasih kok Susi enggak ngasih izin (menikahi BE)," tegas Elza.

Entah apa motif Susi, saat ini Elza berusaha mencari tahu. "Kata Limbad, 'Apakah Susi ini cinta saya atau cinta uang?' Padahal Susi hidupnya juga dari penghasilan Limbad. Dia (Limbad) agak marah dan agak sedih, kok malah diinjak, orang salah kok dihukum keterusan, orang boleh cemburu tapi harus bijaksana," pungkas Elza.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya