Selasa, 25 Maret 2014

Ban meletus dan Penyebabnya



Mudik tahun ini, melihat berita kecelakaan karena ban meletus. Ngeri juga kalau melihat statistik, bahwa 20% kecelakaan disebabkan ban meletus. Lalu terpikir, memangnya ngak ada ilmu untuk mencegah hal ini ?
Kecelakaan seperti ini:

Spoiler for buka


bisa terjadi karena ini
Spoiler for buka


Cari-cari, ketemu. Dan inilah penyebab ban meletus yang ingin saya bagi dengan pembaca:
Spoiler for buka


PENYEBAB BAN MELETUS
1.Kondisi ban sudah tidak simetris (benjol). Benjol ini terjadi karena kawat di dalam ban udah putus termakan usia sehingga bisa jadi terjadi karatan. Kejadian ini biasa pada ban yang udah berumur diatas 3 tahun. Walaupun tak ada istilah kadaluarsa yg ditentukan pabrik ban tapi biasanya ban berusia di atas 3 tahun rawan retak, terutama kalau tempat penyimpanan tidak diperhatikan (misalnya oleh toko dipajang di luar dan terkena sorotan matahari secara langsung setiap hari). Lihatlah kode empat angka kecil yang tertera di ban, dua angka pertama melambangkan minggu dan dua angka terakhir melambangkan tahun ban tersebut diproduksi pabriknya.

Spoiler for buka


2. Karet ban udah mengeras, bisa dilihat dindingnya retak terutama jika tekanan angin diatas 30psi.

Spoiler for buka


Keretakan ini akan semakin berbahaya ketika ban mengalami overload (berat kendaraan berlebih karena penumpang atau barang yang terlalu banyak) atau over pressure (tekanan angin yang berlebihan). Jika membawa beban banyak, memang disarankan tekanan angin ban perlu ditambah, tapi cukup 1-2 psi saja, jangan terlalu ekstreem, karena tekanan berlebih juga menyebabkan cengkraman ban terhadap jalan menjadi berkurang, terutama ketika melewati jalan licin karena basah atau tersiram oli.

Spoiler for buka


3. Telapak sudah tipis atau aus, teman saya mengatakannya ban gundul. Hal ini saya pikir sudah jelas, sehingga tak perlu dijelaskan lebih jauh.

Spoiler for buka


4. Masuk ke lobang secara keras. Peristiwa ini akan mengakibatkan tekanan tiba-tiba pada bagian ban yang masuk ke dalam lobang. Udara pada bagian ban yang masuk lobang ini akan dipaksa mengalir ke bagian lain. Sama seperti ketika balon ditekan pada satu bagian, tentunya udara akan lari ke bagian yang lain. Bagian lain akan menerima tekanan yang bisa jadi di luar kemampuannya menahan, sehingga terjadi letusan.

Spoiler for buka


5. Disengaja dibocorkan untuk maksud kejahatan

Spoiler for buka



DO AND DON’T KETIKA MENGALAMI BAN MELEDAK
Ketika mengalami pecah ban, sebetulnya bisa diatasi sampai mobil tidak terbalik. Selain harus tenang, ada beberapa langkah harus dilakukan seperti di bawah ini.

1. Jangan panik

2. Hindari mengerem atau melepas pedal gas mendadak

3. Genggam erat setir dan pertarahkan arah mobil tetap lurus

4. Perlahan lepaskan injakan pedal gas dan biarkan mesin memperlambat laju (engine brake)

5. Perhatikan kondisi lalulintas di sekitar. Nyalakan lampu sein dan berhentilah di lajur kiri yang aman

6. Lakukan pengereman untuk berhenti ketika kendaraan sudah pelan dan dapat dikontrol

7. Bila sudah berhenti dan menepi ke bahu jalan, bila di jalan tol, pasang lampu hazard dan segitiga pengaman pada jarak sekitar 25 sampai 40 meter.

8. Jika udah berhenti, cek penyebab ban jadi bocor. Kalo ada paku atau benda tajam lainnya yang menancap, langsung cabut agar tidak menjadi penyebab ban semakin rusak saat ngedorong motor ke tukang tambal ban terdekat.

9. Jika memiliki bagasi, anda dapat menyediakan ban cadangan. Selain untuk menghemat pengeluaran, juga menyediakan ukuran yang tepat untuk velg ban anda. Kalau beli di tukang tambal ban, selain harganya bisa sangat mahal, ukuran ban yang tepat juga belum tentu tersedia.

10. Jika udah sampe ke tambal ban, jangan langsung duduk santai. Awasi pengerjaan si tukang tambal ban. Sekarang masih ada tukang tambal ban yang nakal. Jangan sampe ban motor kita dibikin lebih parah kondisinya. Alhasil, harus mengeluarkan uang lebih yang sebenarnya nggak perlu. Contoh kasus yang paling banyak adalah dirobeknya pentil ban.


PEYEBAB BAN RUSAK:

1. Tekanan Angin
Sering diabaikan, terutama bila tekanan anginnya di bawah ukuran standar. Dampaknya, kerja dinding ban lebih berat dan mengakibatkan defleksi berlebihan. Tak cuma itu, membuat serat baja di dalam ban cepat putus dan ban meletus. Jika tekanan angin kurang, tambah dan sebaiknya dilakukan saat ban dalam kondisi dingin. Ukurannya, biasanya tertera di pintu atau lihat buku manual.

Sebaliknya, tekanan angin terlalu keras mengurangi daya cengkeraman. Lebih berbahaya kondisi jalan licin, saat hujan atau melindas ceceran oli.

2. Pecahan Benda dan batu
Batu, pecahan kaca atau benda keras (seperti mur, baut, pelat) kerap terselip di sela kembangan ban. Ketika roda berputar, ban seperti dipalu berulang-ulang. Bukan tidak mungkin, seperti baut yang menempel cukup panjang bisa menggembosi ban. Nah, ketika jalan terdengar bunyi, tik..tik..tik..tik, tandanya ada benda di ban dan cepat lepaskan.

Spoiler for buka


3. Toe In/Toe Out
Arah roda tidak searah secara horizontal baik ke dalam (in) maupun ke luar (out). Akibatnya, telapak ban bagian dalam (Toe in) atau luar (toe out) akan tergerus lebih cepat. Lakukan spooring dan balancing agar roda berputar tanpa getaran.

4. Sudut Camber Negatif/Positif
Kerusakan tie-rod, as roda atau bearing bisa berujung tidak serahnya roda secara vertikal (camber). Bisa camber negatif atau positif. Akibatnya seperti kasus toe in/out, telapak ban cepat rusak, bisa bagian dalam (negatif), bisa juga luar (positif). Segeral lakukan spooring dan balancing.

5. Pengereman dan Akselerasi Kasar
Buat mobil yang belum dilengkapi ABS, mengerem secara kasar, membuat kembangan ban habis tidak rata. Apalagi sampai melakukan pengereman secara ekstrem (rem blok), menyebabkan benang putus. Dan ketika melaju pelan akan terasa ban seperti benjol, praktis kenyamanan terganggu.

6. Pelek Tidak sesuai
Seperti memakai celana, paling enak jika ukurannya pas. Pelek dan ban juga demikian. Bila tidak sesuai, misal ban dipasang pada pelek yang ukurannya satu atau dua kali lebih besar dari pelek standar ban itu, jelas akan membentuk donat dan kerja dinding ban menjadi lebih berat. Pasalnya, sudut dinding ban menyempit dan mudah ratak, pecah atau benjol.

7. Suspensi Lemah
Tidak maksimalnya kerja komponen suspensi, seperti sokbreker dan per membuat telapak ban benjol-benjol. Semisal sokbreker sudah mati, tentu per tidak mampu menahan impak sendirian. Ayunan mobil yang kuat akibat lemahnya suspensi membuat ban menahan beban tidak merata.

8. Mengemudi Agresif
Tanpa disadari mengemudi yang kasar mempercepat habisnya kembang ban. Kadang terkelupas yang disebabkan menabrak lubang atau benda-benda keras.

sumber

Spoiler for JOKES
Spoiler for buka
Quote:Ma, ban sepeda ku bocor" | Makanya nak pakai ini, Anti kerut anti bocor Ch**m B*dy F*t Ch*rm | "..."
Quote:Ada yang tw ga bednya ban bocor sama pengantin baru??
JAWAB:
Lo ban bocor mo di pompa brp x uga ttp aja kmpes. .
Lo pngantin baru mkin di pompa. .
Ya mkin. . . . .
(. . . . . . . . . . .)
tau dr lah pa yg da di lam tnd kurung to????


Quote:Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: “pak, maaf kami telat ikut ujian semester.”
... ...
mahasiswa B: “iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkot…nya bocor.”

Mahasiswa C: “iya kami kasihan sama supirnya…. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.”

Mahasiswa D: “oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.”

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda dengan larangan membawa handphone dan alat elektronik lainnya.

“Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum-senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.

Di soal kedua tertulis:
Spoiler for buka
“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang bocor..???



Spoiler for TIPS DAN SOLUSI BAN ANTI BOCOR

TIPS DAN SOLUSI BAN ANTI BOCOR
Spoiler for PAKAI BAN INI

Airless Tire: ban tanpa perlu angin dan anti bocor dari Pentagon


Quote:Bukan saja ban ini anti bocor tetapi juga ban ini tidak perlu lagi yang namanya harus tambah angin segala (Airless Tire). :-)
Dalam uji coba kekuatan, ban ini mampu menahan beban sampai 1.746 kg dan bisa digunakan sejauh 24.140 km, yang dinilai sudah masuk standar dalam militer di Amerika.
Untuk kenyamanan penggunaan ban ini, mereka menjamin bahwa ban ini akan berfungsi sama dengan ban biasa yang bisa memberi kenyamanan.
Ban anti bocor ini nantinya akan digunakan di seluruh kendaraan perang milik Amerika seperti Hummer dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya