Selasa, 25 Maret 2014

Kali ini kita akan meninjau disalah satu pabrik Ban, mulai dari awal sampai akhir, bahan baku dari ban itu sendiri adalah karet alami dan syntetis serta kawat dari logam dan satu lagi benang tektil yang juga disebut dengan benang polymeric.
Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:Karena bahan Karet yang sudah di liliti kawat logam nya belum divulkanisir sehingga berat sekali dan di bunakan alat penggulung khusus.
Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:Sedangkan Benang Polymeric nya di produksi dan di stok di sini
Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Kemudian lembaran-lembaran bahan karet ini di kasih warna untuk penandaan sesuai dengan ukuran ban yang akan di produksi

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Kawat kawat logamnya pun di persiapkan dengan rapi di suatu tempat dan mesin penggulung

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Proses awal dari mesin pertama yaitu ring-ring karet seperti karet gelang yang keluar dari mesin ini sebagai patokan diameter ban yang akan di produksi dan kemudian disimpan di tempat penyimpanan yang kemudian secara otomatis menuju ke mesin untuk pembuatan bord ban

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Hampir semuanya di kerjakan oleh mesin karyawan hanya mengawasi proses pembuatan dari setiap divisi.

Spoiler for Pict
Quote:



Quote:Quote:
Alat yang digunakan sudah canggih, dengan mengutamakan keselamatan para pekerja tentunya.

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Dengan bantuan konveyor bahan bahan yang sudah disiapkan tadi setelah terkirim ke mesin bagian pencetakan maka proses pembuatan ban yang sesungguhnya di mulai dari sini.

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Di divisi ini petugas atau karyawan sebagai quality control yang kena bagian di mesin ini menunggu sampai proses putaran selesai.

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Baru kemudian dikirim ke bagian pencetakan dan di tangani oleh petugas atau karyawan yang terampil pula mengoperasikan mesin pencetakan untukalur ban.

Spoiler for Pict
Quote:



Quote:Quote:
Dan pemberian cap atau cetakan kembangan roda di proses di divisi pencetakan ban ini.

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Nah kalo ini proses vulkanisir gan, kali di indonesia yang biasa dipake truk, mertomini, kopaja yang dengan biaya seirit mungkin tapi dapat ban baru (baru vulkanisir) tapi klo di Indonesia mah bikin alur bannya masih manual 

Quote:Quote:
Proses vulkanisir mulai dari sini, dengan meletakkan ban yang sudah siap di vulkanisir dengan bagian yang kosong di bagian luar dan bagian yang akan di cap atau di beri kembangan berada di bagian dalam.

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Ban di Press dengan menggunakan mesin dbawah

Spoiler for Pict
Quote:



Quote:Quote:
Setelah di press ban masih belum siap karena ban nya masih kelihatasn seperti balon yang mengembang. kemudian di kirim lagi ke mesin berikutnya

Spoiler for Pict
Quote:

Quote:

Spoiler for Pict
Quote:



Quote:Quote:
Dan inilah ban ban ban yang sudah di vulkanisir dan siap di balik, kemudian di dinginkan dan di uji oleh bagian quality control

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Proses pengujian dengan mesin

Spoiler for Pict
Quote:


Quote:Quote:
Setelah lolos dari pengujian dan quality control dari beberapa parameter ban yang lolos pengujian di kirim ke bagian gudang

Spoiler for Pict
Quote:

Spoiler for Versi Indonesianya
Quote:Quote:Seorang pekerja melakukan proses "pembatikan" ban ). Jasa pembatikan ban truk dan bus dipatok Rp 15.000 per buah sementara jasa vulkanisir dipatok Rp 300.000 per buah dengan masa garansi 3 bulan. Meskipun tidak menjamin keselamatan berkendara, penggunaan ban "batik" masih diandalkan jasa angkutan truk dan bus karena harga ban baru mencapai Rp 3 juta per buah.


Quote:Jadi deh bannya yang kita pake sekarang 
Quote:

Spoiler for Pic

Quote:Thanks, Matur Suwun blo berkenan bisa bagi ijo-ijonya kali gan  kalo yang belom ISO minta  nya yah
Spoiler for SOURCE
Modifikasi.com 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya