Senin, 29 September 2014

Koleksi Foto Hitam Putih Indonesia Jaman Hindia Belanda

 
ini adalah grup olahraga kaum ningrat pribumi Priangan. tidak ada tahun fotonya.
 

ini adalah gedung HBS, yaitu Sekolah Menengah Atas untuk golongan Pribumi Ningrat dan TiongHoa yang punya duit, terletak di Jalan Belitung. Sekarang adalah SMAN 3. Sekolah ini menempati level ke 2 dari segi kualitas. Level 1 adalah Lyceum dago, sekarang SMAK Dago, tempat Presiden BJ Habibie sekolah disana. di HBS hanya diajarkan bahasa Belanda dan Inggris saja, sedangkan di Lyceum diajakan 5 bahasa, yaitu Belanda, Inggris, Latin, Perancis dan German. Bagus ya gedung nya...sampai sekarang sepertinya masih tetap spt ini. Kebetulan Ayah ane lulusan HBS juga. foto tahun 1920.


ini adalah daerah yang baru saja di buka dan didirikan rumah-2 yang indah untuk Pegawai Kereta Api Belanda level manager ke atas. dari dulu sampai Sekarang tetap menngunakan nama Jalan Jawa. Rumah-rumah tanpa pagar, dengan atap tinggi dan lubang angin di bagian bawah dan atas jendela, walaupun tanpa AC, udara dalam rumah tetap sejuk. Foto ini tahun 1900 dan kondisi rumah-rumah saat ini masih tetap seperti dulu, terawat dengan baik.


ini adalah jalan Pos, sekarang jalan Sudirman ke arah Tjimahi dan Batavia. Didirikan untuk antisipasi perang melawan Inggris agar pergerakan pasukan mudah dilakukan. Juga digunakan untuk pengiriman Pos surat menggunakan Kuda. Walaupun kendaraan masih sedikit pada saat itu, tapi pemerintah Belanda telah membuat jalan demikian lebarnya. Pertanyaan nya: apakah kalau tidak di jajah Belanda ada jalan seperti ini? atau malah bisa lebih baik lagi? Kenyataan nya, setelah kita merdeka, hampir tidak ada jalan baru yang di buat oleh pemerintah kita, kecuali jalan Tol, itu pun dilakukan oleh swasta dan kita harus bayar....cape dueeh...

nah ini dia foto Gedung Pasar Baroe yang baru saja didirikan oleh Pemerintah belanda. Tampak dua gedung menaranya sebagai pintu masuk. Pasar ini merupakan pasar modern pada jaman nya. Tidak nampak mobil, hanya delman saja. Mayoritas penghuni disini adalah TiongHoa krn Pemerintah belanda memang melakukan lokalisasi thd orang TiongHoa agar mudah di kontrol. Hal ini dilakukan setelah terjadi nya pemberontakan besar-2 an di Batavia, Depok, Bekasi dan Tangerang, disebut pemberontakan Boxer, yang menyebabkan ribuan orang TiongHoa mati dibunuh, termasuk wanita dan anak-2.


ini juga foto Jalan Braga tahun 1910. Sebelah kanan adalah jalan Naripan. Belokan sebelah kanan ini sekarang adalah toko roti Canary.
 

ini adalah foto Jalan Braga dengan jalan Asia Afrika sekarang. Sebelah kanan sepertinya gedung Concordia, sekarang adalah gedung Asia Afrika. foto tahun 1950.


Ini adalah Oranje Boulevard di Bandung tahun 1920, merupakan daerah yang baru di buka. Rumah rumah baru ini di peruntukkan bagi pegawai negeri Belanda dengan jabatan yang sudah cukup tinggi. Sekarang nama jalan ini adalah Jalan Dipati Ukur dekat Universitas Padjadjaran.


ini adalah foto Kelenteng. Tidak ada informasi nama jalan, kemungkinan sekarang di Jalan Kelenteng Bandung. Foto tahun 1910.





ini adalah tempat kediaman Resident Priangan. Sekarang adalah Gedung Pakuan dekat Jalan Cicendo-Kebon Sirih.

Tepatnya, Gedung Pakuan yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata No 1 ini, pada awalnya adalah kediaman resmi Residen Priangan yaitu Van Der Moore. Gedung ini dibangun pada Tahun 1864 dan selesai pada tahun 1867. Gaya bangunan ini langka dan antik, menyerupai bangunan Mapolwiltabes yang pada zamannya sangat dikagumi dan digemari. Saat ini Gedung Pakuan digunakan sebagai tempat tinggal atau rumah dinas Gubernur Jawa Barat, dan juga sering digunakan untuk menerima tamu tamu kenegaraan yang berkunjung ke Kota Bandung.

Foto tahun 1920
 

ini adalah Gedung Rumah Sakit Pemerintah tahun 1920, sekarang bernama Rumah SAkit Hasan Sadikin Bandung

toko ini adalah cabang dari importir sepeda motor di Surabaya. Juga menjual Onderdil sepeda motor, onderdil mobil, meja Billirad dan meubelair. Foto tahun 1920


ini adalah rumah milik keluarga Biezeveld tahun 1920, kemungkinan ini adalah di belokan jalan Jawa dan jalan Sumatera, sekarang menjadi Gedung Panti Asuhan Bala Keselamatan. Ngiler ya lihat gedung yang begitu indah.. Mohon koreksi apabila salah gan...foto tahun 1920, masih merupakan daerah baru yang kosong.


ini adalah awal dari Hotel Preanger , tahun 1902 bulan July.


ini yang paling keren Gan...Stasiun Radio di Gunung Malabar Bandung Selatan. Dengan ditemukan nya telegraaf dan telepon, maka telekomunikasi dari Bandung ke Belanda sudah bisa dilakukan dari sini. Foto diambil tahun 1926 sebelum perang. Gedung ini kemungkinan sudah hancur pada saat perang dengan Jepang. sayang ya Gan....dilanjutkan lebih lengkap di halaman 27




ini adalah Pieters Park tahun 1920, sekarang menjadi Jalan Merdeka, taman nya sebagian digunakan sebagai kantor Walikota Bandung dan gedung DPRD Kota Bandung. Asri sekali ya, seperti di tengah hutan.


restaurant di dalam Gedung Jaarbeurs tahun 1926


ini adalah Gedung baru Kuylamp verSteeg di Jalan Asia Afrika Bandung mungkin sebuah kafe restaurant, nampak pegawai Restaurant sigap berdiri untuk menyambut tamu. foto tahun 1920.

ini adalah toko JR de Vriescamp and Co terletak di jalan Asia afrika ujung jalan Braga. Sekarang menjadi Gedung bank NISP. Terletak persis di depan Gedung Merdeka. Ada lorong rahasia di bawah gedung ini menuju gedung Konferensi Asia Afrika. Tampak pekerja sedang membersihkan dinding gedung. Foto tahun 1920.
 

ini adalah foto Grand Hotel Preanger tahun 1870 - 1900

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya