Kamis, 04 Juli 2013

INILAH 4 PEJABAT TERBERSIH DI INDONESIA [foto]

bagaimana gaya hidup pejabat kita?Barangkali Anda pun membayangkan seperti ini:memiliki rumah besar senilai Rp 7 miliar lengkap dengan kolam renang,dengan puluhan rumah bernilai di bawah kediaman resmi tersebut.Vila mewah di Puncak.Tanah berhektar-hektar di kampung halaman. Deretan mobil mulai dari Baby Benz,BMW,hingga Pajero. Demikian pula simpanan uang bernilai miliaran rupiah atas nama istri dan anak-anak.Semua tersebut memang sulit dipenuhi dengan ukuran gaji resminya.
Bila Anda membayangkan demikian kehidupan semua pejabat di Indonesia, tentu anggapan tersebut keliru.Betul, kolusi antara pejabat-pengusaha yang mendatangkan gemerincing uang bukan rahasia lagi.Tapi,ternyata justru ini merupakan rahasia yang kurang terekspos masih ada segelintir pejabat yang hidup sederhana. 



Spoilerfor 1
for Prof Dr Emil Salim


Meski tiga kali menjadi menteri:Menteri Perhubungan,Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH) serta Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (KLH),Emil justru tak terpikir untuk membeli rumah semasa memangku jabatan.Ia hidup di rumah dinas dengan fasilitas yang disediakan negara.Sebelumnya,kemenakan H. Agus Salim ini, memang telah memiliki satu rumah di Jl. Tosari No. 75. Dibeli pada 1968, rumah itu dikontrakkan.Dari kontrakan tersebut,Emil mendapat hasil sampingan yang ditabungkannya.



Mar'ie Muhammad 


Spoilerfor 2
Mar'ie Muhammad pun mengesankan pejabat sederhana dan disebut-sebut bersih.Kesederhanaan Menteri Keuangan ini, tecermin dari penampilannya sehari-hari:mengenakan safari ke kantor dan lebih senang dengan sarung cap Mangga dan Gajah Duduk,bila di rumah.
Bahkan,ia pun menekankan kesederhanaan pada keluarganya.Contohnya, menurut putri bungsunya Rahmasari,mantan Dirjen Pajak ini tidak membolehkan anak-anaknya menggunakan mobil ke kampus maupun ke sekolah.Ia pun memilih membawa keluarganya berumroh seperti yang sedang dilakukannya sekarang daripada hura-hura ke luar negeri.
Selain sederhana,ia dikenal tegas dan lurus.Contohnya, ia pernah disebut menolak anggaran taktis dan biaya perjalanan dinas yang dinilainya terlampau besar.Di sisi lain,lelaki penggemar jogging ini berupaya meningkatkan efisiensi dan berusaha membendung kebocoran di instansi yang dipimpinnya. Tak mengherankan,ia dijuluki Mr. Clean.



Satrio Budihardjo Joedono 


Spoilerfor 3
Semasa memangku jabatan menteri perdagangan, di ruang kerjanya tersusun guci keramik dan beberapa lukisan.Tapi, ia mengaku membeli secara kredit, terhadap benda kegemarannya."Saya tak mampu membelinya,"ujarnya.
Kesederhanaan pun memayungi rumahnya.Saat masih tinggal di kompleks perumahan menteri,ruang tamunya tidak beraroma kemewahan.Di ruang tamu rumah bernomor 25 itu,hanya terlihat rangkaian bunga di meja tamu. Di garasi, ada tiga mobil. Cuma satu yang dimilikinya,mobil tua. Sedangkan dua lainnya mobil inventaris sebagai menteri dan pinjaman BPPT.



Ir. Sarwono Kusumaatmadja 


Spoilerfor 4
Menteri Negara Lingkungan Hidup ini dikenal sederhana dan lugas. Mengaku menekankan pola hidup sederhana hingga pada keluarganya, Sarwono merasa beruntung dengan kesederhanaan tersebut. "Kita tidak terjebak konsumtif sehingga terlepas dari keinginan melakukan hal-hal di luar kemampuan diri.
Korupsi merupakan bentuk upaya mencukupi kebutuhan di luar kemampuan keuangan keluarga." Sarwono pun memiliki prinsip tak akan membeli barang yang kurang bermanfaat dan barang lelangan. "Ini pesan orangtua saya sebelum meninggal karena menurutnya pemilik barang lelangan itu menjual secara terpaksa. Kita jangan hidup di atas penderitaan orang lain." Sarwono sendiri mengakui dirinya tidak bersih betul dari perilaku itu. Tapi jika dibanding dengan yang lain, dia merasa bersyukur berada dalam kondisi yang lebih baik. "Saya senang dibilang bersih, tapi menurut saya, saya cukup agak bersih-lah," katanya.



Emil, Sarwono, Ma'rie, maupun Billy, merupakan segelintir figur yang disebut-sebut sederhana dan bersih. Meski demikian, tentu masih ada deretan petinggi lainnya yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan.
Bahkan, sempat terbetik harapan masyarakat, tak hanya pada petinggi yang bertype sederhana, juga bagi mereka yang telah lebih dulu kaya sebelum memangku jabatan. Sekadar menyebut contoh, pengusaha A. Latief yang memangku jabatan menteri tenaga kerja. Dengan terlebih dulu kaya, demikian harapan umum masyarakat,mereka justru lebih berdedikasi terhadap pekerjaannya.

Quote:sumber :http://melajang.blogspot.com/2012/03...indonesia.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jika agan dan aganwati mau titip komentar atau pesan dipersilahkan ya